Seorang ahli astronomi yang sombong dan membanggakan ilmunya melakukan perjalanan untuk mengunjungi Kushyar yang bijak, guru Ibnu Sina. Tetapi Kushyar tidak mau melayaninya dan berusaha dengan berbagai cara agar tidak memberikan pelajaran kepadanya.
Maka pergilah astronom itu dengan perasaan sedih ketika Kushyar berkata: “Keyakinanmu bahwa engkau mengetahui banyak hal telah menyebabkan engkau sama dengan sebuah wadah yang penuh berisi air. Karena itu, seperti wadah tersebut, engkau tidak dapat menampung lebih banyak. Tetapi bangga diri merupakan bentuk dari kesombongan, dan kenyataannya adalah bahwa engkau pada hakikatnya kosong, meskipun engkau menganggap dirimu penuh.”
Sumber : Supriyanto Abdullah (Penerjemah), Idries Shah, Kisah Kearifan Para Idiot (Wisdom of the Idiots), Penerbit Syafaat, Surabaya, Mei 2004
Komentar