Selain ada Al-Qur’an palsu, bertebaran pula buku-buku plesetan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits. Ayat-ayat suci ini dikutip sepotong-sepotong lalu dirakit sehingga tersimpulkan seolah-olah tuhan dan juru selamat manusia adalah Nabi Isa alias Yesus Kristus. Bentuk pelesetan ini dipublikasikan dalam buku-buku dan brosur. Buku-buku pelesetan Al-Qur’an yang sudah beredar antara lain :
- Keselamatan di dalam Islam,
- Ayat-ayat Penting di dalam Islam,
- As-Shodiqul Masduq (Kebenaran Yang Benar),
- As-Sirrullahil-Akbar (Rahasia Allah Yang Paling Besar),
- Selamat Natal Menurut Al-Qur’an,
- Telah Kutemukan Rahasia Allah Yang Paling Besar,
- Ya Allah Ya Ruhul Qudus,
- Aku Selamat Dunia dan Akhirat,
- Wahyu Tentang Neraka,
- Wahyu Keselamatan Allah, dan lain-lain.
Buku-buku pelesetan karya Poernama Winangun :
- “Upacara Ibadah Haji”,
- “Ayat-ayat Al-Qur’an Yang Menyelamatkan”,
- “Isa Alaihis Salam Dalam Pandangan Islam”,
- “Siapa kah Yang Bernama Allah” dan
- “Riwayat Singkat Pusaka Peninggalan Nabi Muhammad saw”.
Contoh brosur pelesetan :
- brosur Dakwah Ukhuwah,
- brosur Shirathal Mustaqim dan
- brosur Al-Barakah.
Judulnya antara lain :
- Rahasia Jalan ke Surga,
- Allahu Akbar Maulid Nabi Isa as,
- Kesaksian Al-Qur’an tentang Keabsahan Taurat dan Injil,
dan lain-lain.
Isi buku dan brosur pelesetan rata-rata sama, yaitu mengutip dan mencomot Al-Qur’an dan Hadits yang diramu dan dicocok-cocokkan tanpa mengindahkan kaidah tafsir, untuk mendukung doktrin kristiani bahwa Nabi Isa (Yesus) adalah Tuhan dan Juruselamat penebus dosa manusia.
Komentar