Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW

23 05 2008

(Khutbah ini disampaikan pada 9 Dzulhijjah 10 H dilembah Uranah, Arafah)

Ya, saudara-saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan, aku tidak
tahu apakah tahun depan aku masih berada di antara kalian. Karenanya
dengarkan baik-baik apa yang kukatakan ini dan sampaikan kepada mereka
yang tidak dapat hadir saat ini.

Ya, saudara-saudaraku, seperti kita ketahui, bulan ini, hari ini dan kota
ini adalah suci, karenanya pandanglah kehidupan dan milik setiap orang
Muslim sebagai kepercayaan yang suci. Kembalikan barang-barang yang
dipercayakan kepadamu kepada pemilik yang sebenarnya.

Jangan kau lukai orang lain sebagaimana orang lain tidak melukaimu.
Ingatlah bahwa kamu akan bertemu dengan Allah SWT dan Dia akan
memperhitungkan amalanmu dengan sebenar-benarnya.

Allah SWT telah melarangmu memungut riba, karenanya mulai saat ini dan
untuk seterusnya kewajiban membayar riba dihapuskan.

Waspadalah terhadap syaitan, demi keselamatan Agamamu. Dia telah
kehilangan semua harapannya untuk membawa kalian pada kesesatan yang
nyata, tapi waspadalah agar tidak terjebak pada tipuan halusnya.

Ya, saudara-saudaraku, adalah benar kamu mempunyai hak tertentu terhadap
isteri-isterimu, tapi mereka juga mempunyai hak atas dirimu. Apabila
mereka mematuhi hakmu maka mereka memperoleh haknya untuk mendapat makanan
dan pakaian secara layak. Perlakukanlah isteri-isterimu dengan baik dan
bersikaplah manis terhadap mereka, karena mereka adalah pendampingmu dan
penolongmu yang setia. Dan adalah hakmu untuk melarang mereka berteman
dengan orang-orang yang tidak kamu sukai, dan juga terlarang melakukan
perzinahan.

Ya, saudara-saudaraku, dengarkanlah baik-baik, sembahlah Allah, Shalat
lima kali dalam sehari, laksanakan Puasa selama bulan Ramadhan, dan
tunaikanlah Zakat, laksanakan ibadah Haji bila mampu.

Ketahuilah bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kamu semua adalah
sederajat. Tidak ada perbedaan satu terhadap yang lain kecuali Ketaqwaan
dan Amal Shalih. Ingatlah, suatu hari kamu akan menghadap Allah dan harus
mempertanggung jawabkan semua amalanmu. Karena itu berhati-hatilah jangan
menyimpang dari jalan kebenaran setelah kepergianku nanti.

Ya, saudara-saudaraku, tidak akan ada Nabi atau Rasul sesudahku dan tidak
akan ada agama lain yang lahir. Karenanya simaklah baik-baik ya Saudaraku,
dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu, bahwa aku meninggalkan
dua pusaka, Al-Qur’an dan contoh-contohku sebagai As-Sunnah dan bila
kalian mengikutinya tidak mungkin akan tersesat.

Siapa yang mendengarkan perkataanku ini wajib menyampaikannya kepada yang
lain dan seterusnya dan mungkin yang terakhir memahami kata-kataku ini
bisa lebih baik dari yang langsung mendengarkan.

Demi Allah aku bersaksi, bahwa aku telah menyampaikan ajaran-Mu kepada
umat-Mu ya Allah.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: