ILMU PENGETAHUAN DALAM AL-QUR’AN DAN BIBLE

3 07 2008

Kitab diciptakan oleh Allah, sebagai panduan hidup manusia. Maka hukum-hukum dan ayat-ayat dalam “KITAB” yang aseli dari Allah pastilah tidak akan pernah terjadi bertentangan antar ayat dan juga dengan ilmu pengetahuan (ilmu alam atau kehidupan di dunia). Jika ada suatu ayat dalam KITAB ternyata bertentangan dengan ilmu pengetahuan maka boleh jadi ilmu pengetahuannya belum menjangkau isyarat ilmu pengetahuan dalam ayat KITAB tersebut, atau kita musti bertnya-tanya, mungkinkah ayat dalam KITAB tersebut telah diubah manusia?

Contoh ayat Al-Qur’an: “Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya berasal setitik mani yang dipancarkan?” (Al Qur’an, 75:36-37)

Suatu ketika, keterbatasan ilmu manusia mungkin hanya mampu menterjemahkan “setitik mani” seperti halnya “setetes air hujan”, tetapi ilmu kedokteran sekarang membuktikan bahwa air mani yang dipancarkan ke rahim “Dari keseluruhan sperma berjumlah sekitar 250 juta yang dipancarkan dari tubuh pria, hanya sedikit sekali yang berhasil mencapai sel telur. Sperma yang akan membuahi sel telur hanyalah satu dari seribu sperma yang mampu bertahan hidup. Fakta bahwa manusia tidak diciptakan dengan menggunakan keseluruhan air mani, tapi hanya sebagian kecil darinya, dinyatakan dalam Al Qur’an dengan ungkapan, “setetes mani yang ditumpahkan/dipacarkan”. Ternyata, Al-Qur’an benar dan ilmu pengetahuan membenarkannya.

Islam memiliki tuntunan yang sangat lengkap tentang kehidupan, maka menambah keyakinan kita bahwa AL-Qur’an benar2 firman Allah yang diturunkan untuk melengkapi kitab-kitab sebelumnya. Maka jangan heran “banyak orang kafir menuduh” bahwa Al-Qur’an 75% menjiplak kitab Yahudi dan Kristen. Logika mengatakan, hukum yang baru akan menyempurnakan hukum yang lama. Begitu datang hukum baru, maka hukum lama batal.

Kitab diturunkan sebagai panduan hidup umat di dunia ini, sudah seharusnya menyinggung segala aspek kehidupan di alam ini terutama ilmu pengetahuan alam. Kitab juga diturunkan sebagai petunjuk keselamatan akhirat, maka akan terdapat petunjuk-petunjuk yang ahrus diikuti pemeluknya agar selamat diakhirat. Dan pada hakekatnya, petunjuk amal dan ilmu di dunia, agar pemeluknya berlomba-lomba mencapai kebaikan dan beramal untuk akhiratnya.

Suatu KITAB yang benar-benar dari Allah dan masih aseli (belum ada campurtangan nafsu manusia) maka akan bisa dibuktikan kebenaran ayat-ayatnya. Ayat yang berhubungan dengan akhirat tentu hanya keimanan lah yang akan meyakini, membenarkan, dan membuktikan. Sedangkan, ayat yang berhubungan dengan alam, jagadraya, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan manusia harusnya tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang telah dibuktikan kebenarannya secara empiris.

Bagiamana kitab lain bicara tentang ilmu pengetahuan? inilah contohnya.

Contoh ayat di Bible: Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. Juga pelanduk, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. Juga kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah, haram itu bagimu. Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. (Imamat 11:4-7)

Perhatikan ayat-ayat diatas !

  • Unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Kuku unta seperti kerbau tetapi ada sepatunya dibawah. Jadi kalau dilihat dari bawah seperti telapak kuda.

  • Pelanduk, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Pelanduk adalah binatang sebangsa kijang atau kambing, jadi kukunya belah seperti kambing.

  • Kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Kelinci sebangsa binatang pengerat seperti tikus, marmot jadi tidak memamah biak. Yang memamah biak adalah seperti sapi, kerbau, kambing dll.

Contoh ayat di Bible: Tentang penciptaan alam semesta

Kejadian 1:1-19 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. : Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. : Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. : Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. : Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semua-nya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

Perhatikan ayat-ayat diatas !

Allah menciptakan bumi. Bumi belum berbentuk kosong tetapi sudah ada samudra dan roh Allah melayang-layang diatas permukaan air. Samudranya dimana, airnya dimana sedangkan bumi masih kosong belum berbentuk.Hari pertama Allah menciptakan siang dan malam. Hari kedua Allah menciptakan darat dan laut. Hari ketiga Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan. Hari keempat Allah menciptakan matahari.Belum ada matahari tetapi sudah ada siang dan malam, apa mungkin ? Belum ada matahari sudah ada tumbuh-tumbuhan, apa bisa hidup ?Kesimpulannya adalah dalam Bibel banyak ayat-ayat yang tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan. Tapi Orang Kristen membela diri dalam buku Kitab suci Komunitas Kristiani edisi Pastoral Katolik hal 195 mengatakan: Kitab Suci bukanlah kitab yang mengajarkan ilmu pengetahuan. (sumber: http://irenahandono.or.id)

Hai saudaraku seiman, silakan Anda fikirkan… pilih Al-Qur’an atau Bible?

Al-Qur’an berisi rangkuman ilmu pengetahuan dan rahasia alam, yang Allah sendiri tidak merinci sedetail2nya karena apa? supaya mudah difahami semua umat (14-15 abad yang lalu), karena tidak semua orang itu ilmuwan, dan memang Islam menyuruh umatnya berlomba-lomba “memikirkan atas kebenaran ilmu Al-Qur’an” sebagai bagian dari amal. Bedakan ayat Al-Qur’an yang bersifat ilmu pengetahuan dengan yang bersifat perintah RITUAL seperti sholat, zakat, puasa, haji, dll. maka dengan jelas – telah dicontohkan Nabi Muhammad.

Inilah fakta!! Fikirkanlah !! Apakah kita akan meyakini sesuatu yang tidak jelas ? jika pembela kristen bilang Kitab Suci bukanlah kitab yang mengajarkan ilmu pengetahuan. Kita lebih yakin lagi, itulah kesempurnaan Allah melalui firman2Nya dan cukuplah ISLAM menjadi Agama dunia dan akhiratku.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: