Mengenal jenis-jenis plastik dan Bahayanya

5 08 2008
Hati-Hati dengan Bahaya Plastik! Pelajari Sebelum Terlambat

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel

majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang

yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap

barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik

laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku),

mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita

bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang

yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan

mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai

tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral,

dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan

makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai

makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung

Bisphenol-A.

Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi

plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita.

Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita

pakai.

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk

plastik?

#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol

plastik yang jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air

mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol

dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan

pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau

terlihat baret-baret.

#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang

berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya

untuk sekali pemakaian.

#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di

daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling

wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada

plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila

dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan

dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur

ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi

kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi

tetap baik untuk tempat makanan.

#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik

terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti

tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk

bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau

berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam,

tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan

styrine ke dalam makanan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem

syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap

rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus

dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian

tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan

minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan

bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang

berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol

ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu,

kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol

lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan

keluarga kita.

Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan

bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.

Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung

Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air

tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: