MENGAPA UNDANG-UNDANG ANTI PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI HARUS DIDUKUNG?

21 10 2008

Alasan maengapa Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi harus didukung dan segera disyahkan?

1. Kita punya agama yang mengajarkan yang baik-baik. Pornografi dan pornoaksi sangat banyak pengaruh buruknya ketimbang manfaatnya. Misalnya dengan memandang aurat dan memperlihatkan aurat akan muncul hasrat. Hasrat bagi kaum pria cenderung dibelokan pada hal-hal kepuasan biologis. Apa manfaatnya? tidak ada! Sangat disayangkan jika anak-anak kita atau generasi muda kita yang salah jalan akibat pengaruh pengaruh pornografi dan pornoaksi yang diterimanya. Di negara Amerika / barat sendiri, sudah ada lembaga yang mengatur undang-undang ini. Sementara negara kita yang mayoritas islam, mengapa menentang Undang-Undang ini?

2. Kita punya Anak yang harus diarahkan, mereka seperti kertas putih yang siap ditulis dengan tinta warna apa? Jika kita tulis dengan warna hitam, maka hitamlah dia. Jika kita memberinya noda dengan warna merah, maka akan memerah segalanya. Mereka adalah inves masa depan negara. Bagaimana negara mau maju dan lebih baik dari segi moral dan agama? jika mereka telah rusak? Tolong bagi mereka yang menentang Undang-undang ini, berfikirllah bahwa Anda punya anak dan keturunan, jangan menilik dan menilai undang-undang ini dari segi material kebutuhan sesaat saja. Misalnya, jika undang-undang ini disyahkan bagaimana usaha diskotek saya? bagaimana usaha warung minuman saya? bagaimana tamu-tamu saya? bagaimana lahan rezeki saya di atas panggung dan televisi? bagaimana budaya bali dan lainnya yang menari dengan mempertontonkan aurat? Kalau tanpa mempertontonkan aurat, turis-turis tidak akan datang. Wisatawan asing lebih menghargai budaya asli indonesia dengan sopan dan santun. Jika mereka mau mencari budaya terbuka seperti itu mereka tidak perlu ke Indonesia, dinegaranya sudah bisa mendapatkan lebih dari sekedar di Indonesia.

3. Orang-orang yang menentang rancangan undang-undang ini dengan alasan NKRI adalah orang-orang yang memusuhi islam dan merusak masa depan anak dan bangsa.

4. Pengaruh Pornografi dan pornoaksi sangat kuat mempengaruhi mental dan iman seseorang, akan membawa orang yang mengutamakan kegiatan amoral tersebut pada kenistaan yang paling dalam.

5. Karena pengaruh sifat amoral akan menurunkan kadar kerja otak untuk berlaku positif. Orang akan dibawa pada kehidupan yang semu penuh dengan hayal. Daya hayal yang diciptakan adalah hasil dari implementasi pemikiran yang dangkal. Pemikiran yang rendah itu akan menjadi penghalang bahkan sulit pada kecerdasan orang tersebut untuk berfikir positif dan logis.

6. Peran kaum Liberal mengusung Anti RUU-APP sebagai penjegal NKRI dan budaya bangsa. Permasalahan pada ketiga budaya yang sebenarnya masih bisa kita toleriransikan dan kita musyawarahkan, menjadi ujung tombak pembelaan mereka. Bendera hukum yang mereka usung adalah potret kemunafikan kaum penjual perkara. Jika kaum intelektual advokasi memang berfikir positif dan benar-benar murni membela yang benar dan baik, maka tidak akan terjadi sidang penuntutan terhadap Habieb Rizieq, sidang yang terjadi pada Habieb Rizieq bagi mereka adalah sidang dagelan belaka, hanya untuk menutupi kebohongan publik agar tidak terlalu kentara. Pemikir intelektual muslim cerdas sudah mengerti bahwa sandiwara di pengadialan Habieb Rizieq adalah kamoflase kepentingan pihak Kapitalis liberal.  Terbukti bahwa sidang itu di sudah diatur sedemikian rupa, tidak hadirnya saksi palsu yang akan membuat kesaksian bohong pada sidang terakhir kemarin, adalah salah satu bukti kekerdilan mereka. Mencari-cari kesalahan FPI yang sesungguhnya sangat tidak mendasar dan alasan tidak jelas.

7. Banyak pihak yang bergantung pada kepentingan di bisnis pornoaksi dan porografi. Mereka takut jika disyahkannya RUU APP, akan menjegal jalan bisnisnya.

8. Pemberitaan media baik elektronik maupun cetak tentang protes FPI dan dunia Islam terhadap maksiat sebagai anarkis dan pertentangan budaya serta pelanggaran Ham. Keterpojokan kaum liberal dan pendukung kemudhorotan dianggap sebagai pelanggaran HAM teramat fatal yang harus diproses hukum seberat-beratnya. Sedangkan pemberitaan kaum yang menjadi korban dari pihak FPI dan pembela Islam tidak pernah di ekspos, padahal kenyataan dilapangan dengan pemberitaan yang disiarkan sungguh sangat bertolak belakang.

Demikan kuatnya kaum liberal membela kemaksiatan, seperti menyulut api dengan bensin, membuat marah pihak Islam pembela kebenaran. Mereka sengaja melakukan hal yang sesungguhnya sangat rentan dengan sara dan bertentangan dengan hukum (bahkan dilindungi badan hukum), agar pihak muslim garis keras yang menentang kemaksiatan dan membela kebenaran menjadi marah. Melihat kondisi hukum yang disetir dan kemaksiatan yang akan merobek-robek moral bangsa dan agama, sudah pasti kaum muslimin tidak tinggal diam, kaum penentang maksiat akan marah dan menerjang segala aral rintangan didepannya. Sudah pasti kondisi amarah seperti ini disenangi kaum liberal maksiat untuk memancing di air keruh, mengopori hati yang sudah panas. Alhasil tiada lagi berfikir positif untuk menentang kemaksiatan, yang ada tinggal jalan fisabilillah yang nereka pilih. Dari protes hingga aksi bentrok, adalah makanan empok untuk memojokkan Islam. Naudzubillah, summa naudzubillah… Terus maju Pembela Islam. Allah selalu bersama orang-orang yang membela Agama-Nya.

Ditulis sendiri : Ibnu Gozali (pengamat Politik Islam)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: